Google Yahoo Msn

Glodok sangat penting bagi para peternak lovebird

Di poskan oleh Yasha Bird Farm Pada hari Saturday, December 27, 2014 | Saturday, December 27, 2014

Glodok adalah salah satu hal yang wajib untuk memelihara dan mengembangbiakkan Love Bird. Karena disinilah nantinya Anakan Love Bird ditetaskan dan dibesarkan sementara oleh indukannya.

Usakan glodok harus diberi alas karena kalu tidak anak lovebird tidak bisa berdiri dan mencengkram dengan sempurna dan cendrung miring kesamping dikarenakan alas yang keras dan licin. Alas untuk glodok menjadi syarat utama untuk Lovebird karena jika glodok tidak diberi alas akan biasanya akan menyebabkan cacat pada kakinya.

Alas glodok dapat bermacam-macam yang dijual dipasaran pun banyak seperti daun cemara, serabut kelapa, kulit jagung, untuk kulit jagung kalau bisa dipotong menjadi dua bagian agar tidak terlalu panjang karena jika terlalu panjang akan menyebabkan terjiratnya kaki bayi lovebird dan menyebabkan cacat permanen, ada juga yang menyiapkan sepotong kayu yang lunak, nanti sang lovebird akan mengerati kayu tersebut untuk dijadikan bahan untuk sarangnya, dan ada juga yang menyarankan serutan kayu yang bisa digunakan untuk hamster, kalau pake alas untuk hamster kalau bisa harus dibersihkan debunya atau dicuci dahulu agar debunya bersih sehingga tidak terhirup oleh anakan.

Glodok dapat dibuat sendiri dengan bahan kayu seadanya, atau bisa
langsung dibeli di pasar pasar burung terdekat karena sudah mulai banyak pengrajin glodok berhubung Love Bird juga sedang naik pamor..
Untuk pembuatan glodok sendiri, perlu diperhatikan ukuran dan rancangan dalam Love Bird. Bagian yang harus diperhatikan adalah:

1.Ukuran dimensi panjang dan lebar Glodok disesuaikan agar bisa masuk ke sangkar
standard, atau klo sangkarnya buat sendiri, juga disesuaikan agar mudah masuk dan keluar. Dan ukurannya juga jangan terlalu sempit karena glodok adalah tempat bakalan bertelur..kalau terlalu sempit kasihan anakan nya nanti. Ukuran Standardnya adalah 20x20x25

2.Tempat dudukan di depan dan di belakang pintu Glodok. Hal ini disediakan karena nantinya Indukan sering nongkrong disitu sesuai naluri untuk menjaga anak2 di dalam glodok, juga memudahkan
 Love bird untuk masuk dan keluar Glodok.

3.Sediakan tempat/pintu untuk memudahkan anda mengecek apakah Love Bird anda sudah bertelur atau belum.

Biasanya peternak punya desain tersendiri dalam pembuatan glodok. ada yang bagian bawah lebih lebar dibanding bagian atas, ada yang dibuat 2 pintu, ada yang dibuat 2 tingkat, tergantung analisis, pengamatan, dan pengalaman masing2 peternak untuk memaksimalkan tingkat keberhasilan menetas.

Untuk anda yang tidak ingin merancang atau membuat sendiri Glodok yang ideal untuk love bird kesayangan anda, kami menyediakan Glodok dengan bahan baku yang aman, kuat, dan tentunya cukup luas untuk Love Bird. Kami buat dari kayu yang keras tidak mudah untuk di gerogoti burung lovebird,mungkin anda tau kayu sono keling. Bila berminat, silahkan hubungi kami di halaman kontak.



Saturday, December 27, 2014 | 0 comments | Read More

Beberapa formula lolohan anak lovebird

Di poskan oleh Yasha Bird Farm Pada hari Wednesday, December 24, 2014 | Wednesday, December 24, 2014

Orang-orang Indonesia tidak pernah kehabisan ide untuk membuat apapun yang dibuat orang-orang bule. Kalau di mancanegara beredar formulapakan khusus untuk anakan lovebird, anak-anak negeri ini pun mampu membuatnya, dengan teknologi lebih sederhana, lebih mengandalkan bahan lokal, namun kualitasnya bisa disejajarkan dengan produk impor. Om Kicau mencatat sedikitnya ada dua produk formula bahan lolohan untuk anakan lovebird dengan kualitas prima.
Anakan lovebird umur 8 -10 hari.
Anakan lovebird umur 8 -10 hari.
—
Pertama, NUTRI-love Hand Feeding Formula Plus buatan UD Mulya Jaya Banjarnegara, yang didukung penuh oleh DT Bird Farm Jogja (Om Dwi Wahyudi). Kedua, produk buatan Mas Muda Gunawan.
NUTRI-love Hand Feeding Formula mampu memberikan nutrisi maksimal (100% nutrisi lengkap) bagi piyikan lovebird sejak menetas, sehingga burung tumbuh dengan kuat dan sehat. Selain anakan lovebird, produk ini juga bisa dikonsumsi oleh anakan burung parkit, nuri, dan kakatua.
Hasil nyata yang bisa diperoleh dari anakan lovebird yang mengkonsumsi pakan ini antara lain:
  • Menambah bobot dengan cepat pada masa penyapihan.
  • Membantu mempertahankan kekuatan dan sistem imun tubuh.
  • Menghasilkan bulu yang cerah dan mengkilap.
  • Diformulasikan dengan protein kadar sedang dan lemak kadar tinggi.
  • Dapat diberikan dengan jarum suntik, sendok, tabung makan atau mangkuk.
NUTRI-love Hand Feeding Formula Plus terbuat dari biji-bijian milet putih, milet merah, kacang hijau, beras merah, jagung, tepung pisang, protein, anti oksidan, vitamin (A, D, E, K, B1, B12, C), kalsium dan mineral lain, DHA, antibiotik, serta bahan-bahan dan vitamin lain yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan anakan burung paruh bengkok.
Cara penggunaan:
  • Untuk anakan umur 0-20 hari: 1/4 sendok teh dilarutkan dengan air panas 3-5 cc , diberikan 1-2 jam sekali.
  • Untuk anakan umur 20-40 hari: 1/2 sendok teh dilarutkan dengan air panas 5-10 cc, diberikan 3-4 jam sekali.
  • Untuk anakan umur 40-60 hari: 1 sendok teh dilarutkan dengan air panas 10-15 cc diberikan 4-6 jam sekali.
Untuk informasi selengkapnya, silakan hubungi Tante Titis Jogja (081 754 678 99) atau Om Dwi Wahyudi (085 729 406 875).
Menu pakan buatan Om Gunawan (Mas Muda Gunawan Jogja)
Om Muda Gunawan meloloh piyik LB dengan alat spet.
Om Muda Gunawan meloloh piyik LB dengan alat spet.
—
Yang kedua adalah menu pakan khusus lolohan buatan Om Gunawan. Selain bisa untuk anakan lovebird, juga bisa digunakan untuk semua jenis burung.
Sebagaimana dilaporkan Waca Jogja, ada dua cara yang bisa digunakan. Pertama, menggunakan spuit (spet) atau bisa juga dengan cupit. Kedua, diberikan dulu kepada induknya, sehingga induklahyang akan meloloh anak-anaknya.
“Dari aroma dan rasanya sih, seharusnya indukan juga suka. Tapi beberapa mungkin perlu penyesuaian. Burung yang jadi baby sitter (babu), misalnya, juga belum semuanya bisa menerima menu pakan yang masih baru ini,” kata Om Gunawan.
Hasilnya memang baik. Beberapa koleganya di Komunitas Lovebird Indonesia (KLI) juga memberikan respon positif. Untuk piyik yang diloloh sendiri, pemberiannya cukup 3x sehari. Om Muda Gunawan biasanya memberikan menu ini pagi hari sekitar pukul 07.00 – 09.00, siang sekitar pukul 12.00 – 14.00, dan malam pukul 18.00 – 19.00.
“Itu sudah cukup dan hasilnya bagus. Kalau siang hari, biasanya ada teman-teman yang main ke rumah. Saya tetap meloloh sambil menemui tamu. Sebagian teman yang belum pernah akhirnya ingin mencoba praktik meloloh piyik burung dengan cara spet,” tambahnya.
Semoga bermanfaat
—
Salam sukses, Salam dari Om Kicau.
Sumber: http://omkicau.com/2013/03/02/beberapa-formula-lolohan-anakan-lovebird-buatan-anak-negeri/
Wednesday, December 24, 2014 | 0 comments | Read More

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *